Sabtu, 22 Mei 2010

Pengantar XML dan Aplikasinya (PTW 7)

Apakah XML Itu ?
XML kependekan dari eXtensible Markup Language, dikembangkan mulai tahun 1996 dan mendapatkan pengakuan dari W3C pada bulan Februari 1998. Teknologi yang digunakan pada XML sebenarnya bukan teknologi baru, tapi merupakan turunan dari SGML yang telah dikembangkan pada awal 80-an dan telah banyak digunakan pada dokumentasi teknis proyek-proyek berskala besar. Ketika HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling penting pada SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan markup language yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.
Seperti halnya HTML, XML juga menggunakan elemen yang ditandai dengan tag pembuka (diawali dengan ‘<’ dan diakhiri dengan ‘>’), tag penutup(diawali dengan '</ 'diakhiri '>') dan atribut elemen(parameter yang dinyatakan dalam tag pembuka misal <form name="isidata">). Hanya bedanya, HTML medefinisikan dari awal tag dan atribut yang dipakai didalamnya, sedangkan pada XML kita bisa menggunakan tag dan atribut sesuai kehendak kita. Untuk lebih jelasnya lihat contah dibawah:


<pesan>
<dari>MIS Manager</dari>
<buat>HRD Manager</buat>
<buat>Bagian rekrut</buat>
<buat>Computer Suport team</buat>
<subyek>Permohonan Tenaga kerja baru</subyek>
<isi>Mohon diberikan tenaga kerja baru untuk
Departemen MIS</isi>
</pesan>

Pada contoh diatas <pesan>, <dari> <buat>,dan <isi> bukanlah tag standard yang telah ditetapkan dalam XML. Tag-tag itu kita buat sendiri sesuai keinginan kita. Sampai di sini XML tidak melakukan apapun. Yang ada hanyalah informasi yang di kemas dengan tag-tag XML. Kita harus membuat software lagi untuk untuk mengirim, menerima atau menampilkan informasi di dalamnya.

Kenapa Harus Menggunakan XML?
XML untuk saat ini bukan merupakan pengganti HTML. Masing-masing dikembangkan untuk tujuan yang berbeda. Kalau HTML digunakan untuk menampilkan informasi dan berfokus pada bagaimana informasi terlihat, XML mendeskripsikan susunan informasi dan berfokus pada informasi itu sendiri.
XML terutama dibutuhkan untuk menyusun dan menyajikan informasi dengan format yang tidak mengandung format standard layaknya heading, paragraph, table dan lain sebagainya. Sebagai contoh apa bila kita ingin menyimpan dan menyajikan informasi notasi musik pada lagu “Indonesia raya”, kita bisa menyimpannya dengan xml seperti contoh dibawah ini.

<lagu judul="Indonesia raya" nadadasar="G" Birama="4/4">
<bar nomor="1">
<nada not="B" ketukan="1/2"/>
<nada not="C" ketukan="1/2"/>
<nada not="D" ketukan="1"/>
<nada not="B" ketukan="2"/>
...
</bar>
<bar nomor="2">
...
</bar>
</lagu>

Kemudian dengan bantuan software lain misalnya MIDI generator kita bisa mendengarkan musiknya atau kita juga bisa membuat software sendiri yang menampilkan informasi ini dalam bentuk not balok.
Sama dengan HTML, File XML berbentuk teks sehingga bila diperlukan kita bisa membacanya tanpa memerlukan bantuan software khusus. Hal ini memudahkan pengembang aplikasi yang menggunakan XML untuk mendebug programnya. XML lebih fleksible dibanding HTML dalam hal kemampuannya menyimpan informasi dan data. Pada XML kita bisa menyimpan data baik dalam atribut maupun sebagai isi elemen yang diletakkan diantara tag pembuka dan tag penutup. Kelebihan lain yang dimiliki XML adalah bahwa informasi bisa di pertukarkan dari satu system ke system lain yang berbeda platform. Misalnya dari Windows ke Unix, atau dari PC ke Machintosh bahkan dari internet ke handphone dengan teknologi WAP.

Apakah XSLT Itu?
XSLT adalah kependekan dari eXtensible StyleSheet Language:Transformation, adalah bagian dari XSL
yang dikembangkan sebelumnya. XSL adalah Stylesheet yang khusus dikembangkan sebagai komplemen XML, untuk merubah informasi pada XML ke dalam bentuk lain agar bisa ditampilkan di layar, dicetak di kertas atau didengarkan telinga. Pada dasarnya proses ini di bagi menjadi dua bagian
proses yakni pertama Transformasi Struktural yang meliputi pengumpulan, pengelompokan dan pengurutan data maupun penyusunan ulang, penambahan dan penghapusan tag dan atribut, dan yang
kedua adalah proses merubah format menjadi pixel dilayar, nohtah tinta di kertas atau nada di speaker.
Proses yang pertama itulah yang kemudian disebut XSLT, sedangkan yang kedua biasa disebut XSLFO
(eXtensible Stylesheet Language:Formatting Object).
Hasil Keluaran XSLT bisa berupa HTML, Text file atau XML dengan format yang baru. Sebenarnya untuk menampilkan dokumen XML agar lebih menarik dilihat di browser bisa dilakukan oleh Cascade
StyleSheet. CSS yang sering digunakan untuk memformat HTML bisa juga dipakai untuk XML. Akan
tetapi CSS tidak mampu melakukan tugas tugas yang rumit seperti memformat angka desimal,
menjumlah, menghitung rata-rata, menampilkan gambar, dan lain-lain. Dan untuk melakukan tugas-
tugas itulah kita memerlukan XSLT

XSLT Processor
XSLT Processor atau yang biasa disebut Parser adalah software bantu yang tugasnya menerapkan perintah-perintah dalam XSLT pada dokumen sumber XML, dan menghasilkan dokumen keluaran baik
berupa HTML, Text file ataupun XML.
XSLT Processor yang digunakan pada pembahasan-pembahasan dan contoh-contoh dalam buku ini adalah MSXML3 buatan Micosoft. Bila browser kita adalah Internet Explorer versi 5.5 ke bawah, secara default menggunakan MSXML atau MSXML2 sebagai Processor. Sebagian besar contoh dalam buku ini tidak bekerja dengan MSXML dan MSXML2. Untuk mendapatkan MSXML3 anda bisa download secara gratis dari websitenya Microsoft. Anda perlu men-download dua paket, yaitu MSXML itu sendiri beserta SDK-nya dan program XMLinst.exe. Yang disebutkan terakhir adalah utility untuk mengganti default XSL Processor pada internet Explorer dengan MSXML3. Setelah anda mendownloadnya, lakukan hal dibawah ini.
• Buka Command prompt
• Ketik xmlinst /u lalu tekan enter – perintah ini digunakan untuk melepaskan default XSL
Processor yang digunakan sebelumnya.
• Ketik regsvr32 msxml3.dll lalu tekan enter – Perintah untuk meregister file dll¥Ketik
xmlinst lalu tekan enter – menggunakan MSXML versi terbaru sebagai default XSL Processor
pada Internet Explorer
Untuk lebih jelasnya anda bisa membacanya pada dokumentasi MSXML3 yang disertakan saat anda
mendownloadnya.
Versi terakhir dari MSXML yang dikeluarkan Microsoft saat buku ini ditulis adalah versi 4. Pada
MSXML4 ini, XSL Processor tidak terinstall secara default pada Internet Explorer menggantikan versi sebelumnya, tetapi bekerja paralel dengan MSXML versi sebelumnya. Diperlukan script khusus pada file HTML untuk memanggilnya. Bila anda hendak menggunakannya sebagai XSLT Processor di komputer anda, baca baik-baik Microsoft MSXML4 Parser SDK yang disertakan pada saat anda mendownloadnya.
Selain dari Microsoft, anda juga bisa menggunakan parser dari tempat lain misalnya Saxon yang dikembangkan oleh Michael Kay dapat anda peroleh secara gratis dari site http://users.iclway.co.uk/mhkay/saxon/instant.html. Satu lagi parser yang bisa digunakan adalah xt yang bisa anda peroleh di http://www.jclark.com/xml/xt.html. Cara mempergunakan kedua parser tersebut bisa anda baca di website masing-masing. Tidak menutup kemungkinan anda juga mendapatkan parser lain yang banyak bertebaran di internet. Sekali lagi, baca baik-baik manual user yang disertakan setiap parser yang akan anda gunakan.

Contoh Sederhana
Untuk memahami bagaimana XML dan XSLT bekerja, perhatikan contoh berikut ini:

<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<berita>Saya sedang belajar XML</berita>

Simpanlah document diatas dengan nama belajar.xml
XSLT yang diperlukan adalah sebagai berikut

<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<xsl:stylesheet version="1.0" xmlns:xsl="http://www.w3.org/TR/WD-xsl">
<xsl:template match ='/'>
<html>
<head>
<title>XML Saya yang Pertama</title>
</head>
<body>
<p><xsl:value-of select="berita"/></p>
</body>
</html>
</xsl:template>
</xsl:stylesheet>

simpanlah dokumen XSLT ini dengan nama belajar.xsl. Bila anda menggunakan MSXML3 sebagai
parser, anda harus menambahkan satu baris heading standard sehingga dokumen XML Anda akan
menjadi seperti berikut:

<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="belajar.xsl"
<berita>Saya sedang belajar XML</berita>

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat tulisan lengkap dari sumbernya disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika anda tidak mempunyai akun Facebook anda bisa meninggalkan komentar dari form dibawah ini...